Beranda > Pascal > Pascal Bab : 3 Penyeleksi Kondisi – IF

Pascal Bab : 3 Penyeleksi Kondisi – IF

Turbo Pascal menyediakan dua macam pernyataan untuk mengambil keputusan yaitu IF dan Case :

Pernyataan IF

Pernyataan IF mempunyai bermacam-macam bentuk, yaitu :

A) Pernyataan IF Sederhana

Bentuk dari pernyataan IF yang sederhana adalah sebagai berikut :

IF kondisi THEN pernyataan

Pada bentuk ini, pernyataan hanya akan dijalankan kalau kondisi bernilai TRUE.

Contoh Program IF :

        Program contoh_if;

        Uses crt;

        Var nilai: Integer;

        Begin

Clrscr;

Write(‘Ketik Nilai Anda : ‘); readln(nilai);

         If nilai>60 then

         Writeln(‘Lulus’); readln;

          End.

B) Pernyataan IF ELSE

Bentuk IF ELSE adalah sebagai berikut :

          Program contoh_if2;

          Uses crt;

          Var nilai: Integer;

          Begin

Clrscr;

Write(‘Ketik Nilai Anda : ‘); readln(nilai);

           If nilai>60 then

Writeln(‘Lulus’)

           ELSE

                        Writeln(‘Gagal’);readln;

        End.

Pemakaian operator AND pada IF :

          Program contoh_if3;

          Uses crt;

          Var nilai: Integer;

           Begin

Clrscr;

Write(‘Ketikkan pilihan anda [1….4] setelah itu tekan enter : ‘); readln(pil);

            If (pil>1) and (pil<=4) then

Writeln(‘pilihan benar’)

           ELSE

                      Writeln(‘pilihan gagal’);readln;

          End.

C) Pernyataan IF bersarang

Pernyataan IF bersarang adalah dimana pada pernyataan IF mengandung pernyataan lainnya. Suatu pedoman untuk memahami pernyataan IF ELSE adalah sebagai berikut :

(1). ELSE berpasangan dengan IF yang tepat diatasnya, yang terletak dalam satu blok

(2). Bila IF yang terletak tepat sebelum ELSE terletak di dalam BEGIN END, IF dikatakan tidak terletak dalam satu blok yang sama.

Contoh bentuk IF bersarang :

           IF kondisi1 THEN

           IF kondisi2 THEN

Pernyataan_1

            ELSE

Pernyataan_2

Pada bentuk tersebut ELSE berpasangan dengan kondisi2.

Contoh yang lainnya :

            IF kondisi1 THEN

             Begin

            IF kondisi2 THEN

Pernyataan_1;

             End

             ELSE pernyataan_2;

Pada contoh tersebut ELSE berpasangan dengan kondisi 1.

Contoh program menggunakan IF bersarang adalah sebagai berikut :

Kriteria

Nilai Huruf

Skore≥85

A

76≤skore<85

B

66≤skore<76

C

56≤Skor<66

D

Skore<56

E

           Program nilai;

           Uses crt;

           Var skore: Integer;

           begin

clrscr;

write(‘Masukan Nilai : ‘); readln(skore);

           If skore>=85 then

writeln(‘A’)

   If skore>=76 then

                                           writeln(‘B’)

If skore>=66 then

                                                   writeln(‘C’)

If skore>=56 then

                                                                   writeln(‘D’)

                                                                 else

                                                                      writeln(‘E’); readln;

            end.    

Kategori:Pascal
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: